4 Juli 2017

MUSEUM 3D

   Industri pariwisata memang sedang menggeliat saat ini. Sudah begitu banyak tempat yang layak dikunjungi di seluruh Indonesia. Macam obyeknya pun beragam, salah satunya yang kini sedang digandrungi oleh pelancong dalam negeri adalah museum 3D atau istilah kerennya trick art atau trick eye museum. Museum ini sangat pas buat para pengguna media sosial khususnya instagram karena sasaran utamanya adalah berfoto ria. Museum 3D menyediakan spot-spot yang menarik dari hasil karya seni yang mengagumkan. Sebuah karya kulisan yang benar-benar hidup berusaha ditampilkan di ruang galleri museum. Bahkan pengunjung seakan dapat masuk menyatu ke dalam cerita yang ada di lukisan tersebut. Sisi keunikan gambar disetiap sudut ruangan merupakan mengalaman yang mengagumkan dan luar biasa untuk diabadikan bersama keluarga dan teman-teman di saat musim liburan tiba.
   Ada banyak museum 3D yang sekarang sedang menjamur, dan sepertinya akan terus bertambah setiap tahunnya. Anda dapat mengunjungi museum tersebut seperti di: Alive 3D Ancol Jakarta, Amazing Art World Bandung, De Mata 3D Trick Eye Jogyakarta, DMZ Bali, Old 3D Semarang dan masih banyak lagi museum lainnya. Semuanya itu merupakan sebuah persembahan karya seni dari anak bangsa yang luar biasa yang patut terus dikembangkan untuk mengangkat sisi lain dari keragaman industri pariwisata di Indonesia. 

14 Juni 2017

HUTAN DRAMAGA


   Disamping terkenal dengan hutan kotanya yang biasa disebut dengan Kebun Raya Bogor, ternyata daerah penghasil hujan terbesar di Indonesia ini juga memiliki hutan sungguhan yang mungkin tidak banyak diketahui oleh masyarakat. Hutan tersebut bernama hutan Dramaga atau masyarakat lebih sering menyebutnya dengan hutan CIFOR (Center for International Forestry Research). Hutan tersebut memang sengaja dibuat pada tahun 1956 oleh Balai Penyelidikan kehutanan seluas 60 Ha untuk keperluas riset. Sesuai dengan namanya, memang ditengah hutan Dramaga terdapat kantor pusat litbang konservasi dan rehabilitasi dibawah kementrian kehutanan seluas 10 Ha. Hutan ini menyimpan berbagai macam koleksi tumbuhan dan pepohonan serta juga adanya tempat penakaran rusa Timor.
   Karena letaknya yang berada persis ditepi danau Situ Gede ini, hutan Dramaga oleh pemerintah setempat dijadikan salah satu obyek wisata dikawasan kotamadya Bogor dan sekitarnya. Selain menikmati keindahan danau Situ Gede, masyarakat juga bisa bersantai dan berteduh dikawasan hutan atau melakukan kegiatan camping. Hutan Dramaga dapat ditembuh dengan berkendara dari arah kota Bogor menuju terminal Bubulak. Anda tidak akan sulit mencari lokasinya setelah melewati Bubulak karena semua orang di daerah tersebut dipastikan mengetahui keberadaannya.
   Dengan berkendaraan mobil atau motor, kita dapat masuk kedalam hutan ini melalui jalan aspal yang telah dibangun untuk memudahkan akses ke kawasan hutan tersebut. Bila anda melintasi jalan di tengah hutan tersebut dalam keadaan sepi disiang hari, mungkin anda akan terpana melihat kenyataan bahwa ternyata sejak lama Bogor memiliki hutan alami yang masti dikunjungi oleh para petualang atau traveller. Tapi sayang, kondisi jalan yang membelah hutan CIFOR kini dalam keadaan mulai rusak, sehingga dihimbau untuk para pengendara untuk berhati-hati.   

25 April 2017

PASUKAN WARNA WARNI IBUKOTA


Walaupun enam bulan lagi Pak Ahok akan meninggalkan jabatannya sebagai gubernur DKI, tetapi jasanya terhadap ibukota sangat besar. Satu hal yang tidak bisa dilupakan hingga membuat wajah kota Jakarta terlihat berubah adalah dengan dibentuknya pasukan warna-warni sesuai dengan pakaian tugasnya masing-masing. Ada Pasukan Orange, Pasukan Biru, Pasukan Hijau dan Pasukan Ungu. Mereka semua pada intinya adalah bagian dari tim dinas terkait yang menangani berbagai permasalahan utama ibukota yang bersifat urgent dan prioritas. Disamping itu keberadaan mereka juga sebagai salah satu model dalam menanggulangi angka pengangguran sekaligus membuka kesempatan kerja bagi warga ibukota. Semoga keempat pasukan yang dimiliki DKI tersebut akan terus meningkatkan kinerja demi mengemban tugas dan misi mulia bagi kemajuan ibukota Jakarta. 

Pasukan Orange: Menangani dan memelihara sarana dan prasarana ibukota
Pasukan Biru: Terkait tugas dari dinas tata air ibukota
Pasukan Hijau: Terkait tugas dinas pertamanan dan pemakaman ibukota
Pasukan Ungu: Terkait tugas dari dinas sosial ibukota 

7 April 2017

LAIN DAHULU, LAIN SEKARANG

   Kalo kita perhatikan perkembangan kota-kota besar di Indonesia, khususnya Jakarta sebagai ibukota negara tentu tidak bisa dipungkiri lagi. Semua mata melihat bahwa kini pembenahan kota Jakarta telah maju pesat. Dalam hal ini kita bisa dan merasakan bagaimana faktor kenyamanan dirasakan betul oleh semua lapisan masyarakat ibu kota, terutama dari sisi mengadaan transportasi masal di kota Jakarta. Kita juga tahu bahwa salah satunya adalah keberadaan angkutan atau bus Transjakarta. Moda transportasi ini juga dibarengi oleh peningkatan dari segi sarana dan prasarana pendukungnya, seperti halte dan koridor yang disediakan.
   Ada satu hal menarik jika kita flash back ke era tahun 80-an. Di masa itu tentu kita yang berusia telah memasuki empat puluh tahunan pernah merasakan asyiknya naik bis tingkat. Kala itu bis tingkat disebut juga dengan nama double decker. Masyarakat Jakarta tahunya waktu itu adalah bis tingkat keluaran PPD dengan bentuk dan warna biru tua yang khas. "Wah... keren, ternyata dahulu sebenarnya Indonesia sudah punya bis tingkat loh." Tapi entah kenapa seiring berjalannya waktu dan pembangunan yang terus berkembang, bis tingkat lama-kelamaan justru berkurang jumlahnya dan akhirnya hilang di telan zaman.
     Tapi kini, kita semua bisa mengenang atau merasakan kembali asyiknya naik bus tingkat. Karena pemerintah ibukota Jakarta telah menyediakan unit-unit khusus untuk mengantarkan masyarakat di Jakarta berkeliling kota. Fungsinya mungkin sekarang beda, yaitu hanya untuk memfasilitasi moda angkutan pariwisata ibukota Jakarta. Bentuk dan jenis kendaraannya pun jauh lebih maju dibandingkan dengan dahulu yang jika dilihat sepintas saja sangat sederhana sekali. Tapi kini kita bisa menikmati bis tingkat baru dengan bentuk yang aerodinamis dan elegan ditambah berbagai macam fasilitas pendukungnya yang layak diterima oleh semua lapisan masyarakat ibukota Jakarta seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dan pesat.


Bus Tingkat Jakarta dengan berbagai bentuk dan warna

7 Januari 2017

WARSO FARM


Wisata buah, mungkin termasuk jarang keberadaannya, tetapi kini ada satu tempat yang dapat memanjakan kita akan koleksi buah-buahannya. Salah satunya adalah "Warso Farm" yang terletak di kaki pegunungan Sukabumi-Bogor Jawa Barat. Obyek wisata ini menawarkan keteduhan akan hijaunya kebun yang berisikan pohon-pohon durian dan perkebunan buah naga. Disana pengunjung dapat menikmati lestarinya tanaman durian dan buah naga yang cukup luas sekaligus bisa langsung menikmati lezatnya buah beserta olahannya tersebut melalui kedai-kedai yang tersedia di dalamnya. Cukup dengan masuk tanpa membayar tiket alias gratis, para pengunjung sudah bisa menikmati tempat ini ditambah dengan udara yang menyejukkan serta pemandangan alam pegunungan yang indah.

8 Oktober 2016

WARUNG TAHU SUMEDANG

DI KEMANG BOGOR

Kita mengenal ada berbagai macam penganan tahu. Ada tahu kuning, tahu cina, tahu bulat, tahu yunyi dan tahu sumedang. Terakhir disebutkan namanya mungkin yang paling banyak kita jumpai dibanyak tempat selain di pasar. Tahu sumedang terkenal enak dan dicintai oleh msyarakat kita karena bisa langsung memakannya atau sudah matang tanpa menunggu harus digoreng terlebih dahulu. Hangat maupun dingin pun tetap nikmat unttuk disantap. Salah satu tempat penjual tahu sumedang yang cukup terkenal berada di pinggiran kota Jakarta, tepatnya di daerah Kemang Bogor, Jawa Barat. Ada dua buah warung yeng menjual tahu tersebut. Lokasi mereka saling berseberangan, dan sepertinya mereka tidak bersaing satu sama lain karena warung keduanya selalu dipenuhi oleh pembeli. Kebanyakan pembeli berasal dari kawasan Bogor dan sekitarnya terutama masyarakat daerah Tonjong serta seputar Bojong Gede, tentunya karena wilayah ini paling dekat dengan keberadaan warung tahu sumedang tersebut. Anda dapat membelinya dengan harga yang relatif murah. Tahu tersebut dijual per keranjang seharga sepuluh sampai limabelas ribu rupiah. Masih hangat jika kita langsung memakannya dan rasanya sangat enak sebab warung tersebut termasuk penjual tahu sumedang yang sudah dipercaya oleh masyarakat dari keaslian rasanya.


Lokasi
*Dari jalan raya Parung arah Bogor, masuk ke ruas jalan yang menuju Bojong Gede (Jalan masuk sebelah kiri dekat Alfamart sebelum perumakan Billabong).
*Dari stasiun KA Bojong Gede naik angkot No.117 jurusan Tonjong, atau langsung naik ojek menuju lokasi.

4 September 2016

PATUNG BUDDHA TIDUR


DI VIHARA BUDDHA DHARMA & 8 PHO SAT

   Rupanya banyak yang belum mengetahui bahwa kabupaten Bogor memiliki sebuah vihara unik yang beberapa bulan belakangan ini mulai dikenal melalui media sosial. Vihara tersebut bernama VIHARA BUDDHA DHARMA & 8 PHO SAT. Keunikkan vihara itu adalah mempunyai satu buah patung berbentuk Buddha bermeditasi dalam posisi seperti sedang tidur, berukuran sangat besar hingga disebut patung Buddha Tidur.
   Patung Buddha Tidur dibuat pada tahun 2012 dan terletak di pedalaman pemukiman penduduk desa Kampung Jati, kelurahan Tonjong, kecamatan Tajur Halang, kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk menuju ke lokasi, kita harus menyusuri jalan yang lumayan jauh sekitar 2 Km setelah masuk kawasan Tonjong arah Tajur Halang. Tidak heran jika kita akan mengalami perjalanan yang tidak mulus, karena mulai dari pintu masuk arah Tajur Halang, kondisi jalan dapat dikategorikan sangat rusak apalagi di saat musim hujan akan semakin parah. Tapi ketika sesampainya di lokasi, kepenatan akan problema jalan, akan segera hilang karena anda akan terkagum-kagum dengan penampakkan patung Buddha Tidur yang keberadaannya jauh dari keramaian dan suasana hiruk pikuk kesibukkan masyarakat disekitarnya. Namun jangan khawatir, karena sesampainya di lokasi anda dapat beristirahat di sebuah kedai yang menyediakan makanan dan minuman bernama "Kopi Tiam '89". Menu spesial kedai tersebut adalah aneka macam kopi, nasi goreng kunyit dan tahu Yun-yi. Sepertinya hanya itu satu-satunya kedai makanan lengkap yang selalu buka dan berada persis di depan pintu gerbang vihara.
   Jika anda berminat untuk berkunjung, dari Jakarta anda bisa menggunakan transportasi Commuter Line dan turun di stasiun Bojong Gede. Dari situ anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot No.117 jurusan Tonjong atau menggunakan ojek langsung dari stasiun kereta api atau menyambung dari Tonjong ke lokasi setelah melewati jalan raya Parung Bogor. Sebaliknya jika anda dari arah kota Bogor, anda bisa langsung melalui jalan raya Parung, kemudian berhenti dan menyeberang jalan ke arah persimpangan Tajur Halang dan Kali Suren yang berjarak sekitar setengah kilometer setelah perumahan Billabong. Di persimpangan tersebut akan terlihat dengan jelas penunjuk lokasi vihara dengan tulisan berwarna merah. Konon patung Buddha Tidur tersebut adalah yang terbesar dari sekian banyak patung sejenis yang ada di Indonesia saat ini.
   Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat dibuka untuk umum terutama pada hari libur Sabtu dan Minggu sampai jam 22.00 malam. Kehadiran vihara ini tentunya akan semakin menambah perbendaharaan destinasi wisata khususnya bagi wilayah Bogor dan sekitarnya.