Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan

4 September 2016

PATUNG BUDDHA TIDUR


DI VIHARA BUDDHA DHARMA & 8 PHO SAT

   Rupanya banyak yang belum mengetahui bahwa kabupaten Bogor memiliki sebuah vihara unik yang beberapa bulan belakangan ini mulai dikenal melalui media sosial. Vihara tersebut bernama VIHARA BUDDHA DHARMA & 8 PHO SAT. Keunikkan vihara itu adalah mempunyai satu buah patung berbentuk Buddha bermeditasi dalam posisi seperti sedang tidur, berukuran sangat besar hingga disebut patung Buddha Tidur.
   Patung Buddha Tidur dibuat pada tahun 2012 dan terletak di pedalaman pemukiman penduduk desa Kampung Jati, kelurahan Tonjong, kecamatan Tajur Halang, kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk menuju ke lokasi, kita harus menyusuri jalan yang lumayan jauh sekitar 2 Km setelah masuk kawasan Tonjong arah Tajur Halang. Tidak heran jika kita akan mengalami perjalanan yang tidak mulus, karena mulai dari pintu masuk arah Tajur Halang, kondisi jalan dapat dikategorikan sangat rusak apalagi di saat musim hujan akan semakin parah. Tapi ketika sesampainya di lokasi, kepenatan akan problema jalan, akan segera hilang karena anda akan terkagum-kagum dengan penampakkan patung Buddha Tidur yang keberadaannya jauh dari keramaian dan suasana hiruk pikuk kesibukkan masyarakat disekitarnya. Namun jangan khawatir, karena sesampainya di lokasi anda dapat beristirahat di sebuah kedai yang menyediakan makanan dan minuman bernama "Kopi Tiam '89". Menu spesial kedai tersebut adalah aneka macam kopi, nasi goreng kunyit dan tahu Yun-yi. Sepertinya hanya itu satu-satunya kedai makanan lengkap yang selalu buka dan berada persis di depan pintu gerbang vihara.
   Jika anda berminat untuk berkunjung, dari Jakarta anda bisa menggunakan transportasi Commuter Line dan turun di stasiun Bojong Gede. Dari situ anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot No.117 jurusan Tonjong atau menggunakan ojek langsung dari stasiun kereta api atau menyambung dari Tonjong ke lokasi setelah melewati jalan raya Parung Bogor. Sebaliknya jika anda dari arah kota Bogor, anda bisa langsung melalui jalan raya Parung, kemudian berhenti dan menyeberang jalan ke arah persimpangan Tajur Halang dan Kali Suren yang berjarak sekitar setengah kilometer setelah perumahan Billabong. Di persimpangan tersebut akan terlihat dengan jelas penunjuk lokasi vihara dengan tulisan berwarna merah. Konon patung Buddha Tidur tersebut adalah yang terbesar dari sekian banyak patung sejenis yang ada di Indonesia saat ini.
   Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat dibuka untuk umum terutama pada hari libur Sabtu dan Minggu sampai jam 22.00 malam. Kehadiran vihara ini tentunya akan semakin menambah perbendaharaan destinasi wisata khususnya bagi wilayah Bogor dan sekitarnya.

3 Juni 2015

SEPEDA ONTHEL

Salah satu yang menjadi daya tarik dari obyek wisata Kota Tua DKI Jakarta adalah adanya penampakkan sepeda Onthel. Sepeda onthel adalah peninggalan jaman kolonial Belanda yang masih tersisa hingga kini. Bentuknya sangat sederhana dan cukup unik. Apalagi sekarang oleh para pencari nafkah kian dipercantik penampilannya dengan mengecat sepeda-sepeda tersebut. Warna-warni yang mempesona menambah keinginan para pengunjung atau wisatawan untuk mencoba mengemudikan sepeda onthel. Sepeda onthel bisa digunakan dengan cara menyewa kepada pemberi jasa untuk sekedar mengayuh berkeliling sekitar bangunan  atau pelataran Kota Tua. Sangat menarik untuk dilihat dan penampilannya dapat dijadikan sasaran penggila photografi amatir maupun profesional.    

24 Maret 2015

KHAS SINGKAWANG

   Dua minggu lamanya saya melakukan perjalanan ke Kalimantan Barat. Salah satu daerah yang saya lewati yang sangat menarik perhatian adalah Singkawang. Mungkin boleh dibilang daerah ini kaya akan ciri khas terutama kebudayaan yang dipengaruhi oleh unsur China. Daerah Singkawang adalah surganya bagi bangunan Vihara atau tempat beribadah umat Budha. Hampir di setiap sudut kota maupun sepanjang perjalanan saya selalu saya temukan banyak sekali Vihara. Sangat menarik untuk dikagumi bagi yang menyukai seni arsitektur. Dengan warna dominan Merah membuat Vihara seperti menggoda siapa saja yang melintas untuk menoleh sekedar menyaksikan keindahannya.
   Ada juga ciri khas lain yaitu dalam hal kuliner. 'Bubur Sapi Singkawang' adalah salah satunya yang juga menarik perhatian saya. Dengan rasa yang beda banget, tentunya lebih nikmat dari bubur yang kita kenal pada umumnya. Taburan kacang, daging sapi, ikan teri dan kuah yang melimpah hangat membuat bubur sapi Singkawang enak untuk dicicipi. Apalagi jika ditambah oleh aroma jeruk nipis yang membuat makanan tersebut menjadi lebih beraroma. Saya jadi ingin lagi merasakan kenikmatan bubur sapi Singkawang jika suatu saat saya kembali lagi kesana, mungkin dalam waktu dekat ini .....

18 Januari 2015

EKSCALATOR SUPERMARKET


Ada pemandangan unik ketika saya menyempatkan waktu mengunjungi sebuah sepermarket besar. Letaknya ada dikawasan Depok. Karena cukup luas hingga tempat itu memiliki dua lantai. Ketika saya mencoba ke lantai atas dimana merupakan area barang-barang elektronik dan peralatan rumah tangga, pengunjung akan dimanjakan oleh penataan unik tempat menaruh makanan ringan atau snack yang berada disetiap celah sisi kanan dan kiri ekscalator. Rupanya tangga berjalan ini dapat menarik perhatian terutama kaum ibu yang sambil berbelanja membawa buah hati mereka. Mungkin ini yang namanya strategi pasar yang dapat mengundang minat terutama anak-anak untuk segera mengambil kemudian orang tua mereka membelinya. Enak dipandang dan sangat baik untuk sebuah ide yang mungkin tidak pernah kita pikirkan. Saya tidak tahu apakah ditempat lain juga sudah ada, karena saya baru kali itu melihat model pemanfaatan ruang seperti itu. Sangat memungkinkan untuk ditiru oleh para pengelola supermarket lainnya dalam hal efisiensi titik penataan barang serupa.     

10 September 2012

SALJU KAPUK DI KEBUN RAYA BOGOR

Kebun Raya Bogor adalah aset negara yang tak ternilai harganya. Ada satu hal yang menarik ketika saya melewati salah satu sudut jalan kota Bogor, dimana saya menjumpai pohon besar yang penuh dengan bunga-bunganya yang putih nan indah. Ketika saya amati sekaligus bertanya lebih jauh, ternyata itu adalah pohon Kapuk yang ditanam ratusan tahun yang lalu oleh sang arsitektur hutan kota yaitu Gubernur Jenderal Raffles dari Inggris. Tapi sayang, saya tidak sempat mengabadikannya melalui kamera yang saya bawa karena mobil yang saya kendarai sedang melaju dengan kencang. Rupanya pohon kapuk tersebut juga banyak ditanam di dalam Kebun Raya Bogor, sehingga menimbulkan daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang melihatnya di sekitar bulan Agustus. Tanah air kita dengan musim kemaraunya yang panjang terasa dihibur dengan munculnya salju yang tercipta dari kapuk yang berterbangan jatuh ke tanah menutupi salah satu sudut halaman Kebun Raya Bogor. Suatu pemandangan yang sangat indah seperti berada di Eropa. Raffles memang jenius. Ia berusaha memindahkan suasana iklim dingin Eropa ke Indonesia, khususnya kota bogor. Dan ia berhasil mewujudkannya walaupun cuma salju buatan alami dari pohon kapuk. Usahanya yang membuahkan hasil itu patut dikenang sepanjang masa, karena udara dingin serta keteduhan yang juga dirasakan oleh penduduk kota Bogor sepanjang tahun adalah sebagai dampak dari keberadaan hutan kotanya (Kebun Raya Bogor) sehingga dengan mudah memancing turunnya hujan. Itulah sebabnya mengapa kota Bogor dinobatkan dengan predikat KOTA HUJAN di Indonesia.


Photo oleh: Amalia Gina P, Ariwahjoedi & Wikipedia